Sakit Dada kanan?, bisa jadi ini sebabnya!

Rongga toraks, yang umumnya dikenal sebagai rongga dada, tertutup oleh tulang rusuk dan berisi kerongkongan, trakea, saraf, pembuluh darah, bronkus, paru-paru, dan jantung. Nyeri dada kemungkinan akan terjadi jika ada organ atau struktur yang rusak. Adalah salah untuk memikirkan nyeri dada untuk selalu menjadi indikator serangan jantung atau masalah terkait jantung lainnya.

Nyeri dada dapat disebabkan karena berbagai alasan. Kadang-kadang, rasa sakit yang dirasakan di daerah dada dapat menjadi nyeri yang mungkin berasal dari bagian lain dari tubuh. Penyebab nyeri dada non-jantung bisa berupa gastrointestinal, muskuloskeletal, atau psikologis di alam. Baca juga: punca sakit dada sebelah kiri

Penyebab Nyeri Dada Kanan

Nyeri dada di sisi kanan bisa terjadi karena pembentukan batu empedu, trauma pada sisi kanan tulang rusuk, pneumonia, penyakit asam surutnya, dll. Nyeri bahkan bisa menyebar ke bagian lain tubuh. Kondisi medis yang dapat menyebabkan nyeri dada sisi kanan meliputi:
Penyakit Kandung Empedu

Kandung empedu adalah kantung berbentuk buah pir yang menyimpan dan memusatkan empedu, jus pencernaan yang tersusun dari garam empedu, pigmen, dan kolesterol. Ini melepaskan empedu ke usus kecil, kapan pun kita mengonsumsi makanan berlemak. Kadang-kadang, pigmen empedu atau kolesterol dapat mengkristal untuk membentuk endapan seperti batu yang disebut batu empedu. Ini dapat memblokir saluran empedu, dan menyebabkan rasa sakit di kuadran kanan atas perut, mual, muntah, dll. Kadang-kadang, rasa sakit bisa memancar ke dada. Penggunaan suplemen asam empedu mungkin terbukti bermanfaat ketika datang untuk mengobati kondisi ini, tetapi operasi pengangkatan kandung empedu dapat disarankan jika gejala yang parah. Baca juga: bagaimana elak bulu kucing gugur

Radang Hati

Peradangan hati dapat disebabkan karena berbagai alasan. Hati dapat meradang karena infeksi virus seperti hepatitis A dan hepatitis C. Penggunaan obat-obatan tertentu secara jangka panjang juga bisa menjadi faktor penyumbang. Konsumsi alkohol yang berlebihan adalah salah satu alasan paling umum di balik kerusakan hati. Nyeri yang disebabkan oleh kerusakan hati bahkan bisa dirujuk ke dada. Lebih sering daripada tidak, dokter merekomendasikan penggunaan obat anti-inflamasi untuk mengobati hati yang meradang. Dalam kasus hepatitis, dokter mungkin meresepkan obat anti-virus. Karena penyalahgunaan alkohol merupakan faktor penyumbang umum untuk kerusakan hati, individu yang terkena perlu berhenti minum alkohol atau sangat mengurangi asupan alkohol.